Komunikasi Serial Mikrokontroleriai
Posted By admin On 08/05/18
Sy belum bosen niy tulis artikel yang sy kutip dari Laporan KP sy okeee kali ini sy akan membahas mengenai komunikasi serial yang khususnya untuk mikrokontroler. Komunikasi serial adalah komunikasi yang pengiriman datanya per-bit secara berurutan dan bergantian. Komunikasi ini mempunyai suatu kelebihan yaitu hanya membutuhkan.
Systerac Tools 6 Premium Serial Mom there. PERCOBAAN 5 KOMUNIKASI SERIAL (μController dengan PC) Tujuan 1. Praktikan mampu membuat dan memahami pemrograman komunikasi serial pada μController, baik sebagai penerima atau pengirim data. Praktikan mampu membuat aplikasi interface sederhana dengan program Borland Delphi sebagai penghubung antara μController dengan PC secara komuikasi serial.
Teori Dasar MCS-51 memiliki kemampuan untuk berkomunikasi secara serial melalui pin RXD dan TXD. Satu hal yang perlu diingat adalah tingkat tegangan komunikasi kedua pin serial menggunakan tingkat tegangan TTL. Pada prinsipnya, komunikasi serial adalah komunikasi dimana transmisi data dilakukan per bit. Interface serial hanya membutuhkan jalur yang sedikit (umumnya hanya 2 jalur), sehingga lebih menghemat pin jika dibandingkan dengan interface paralel. Komunikasi serial ada dua macam, asynchronous serial dan synchronous serial: 1. Synchronous serial adalah komunikasi dimana hanya ada satu pihak pengirim atau penerima) yang menghasilkan clock dan mengirimkan clock tersebut bersama-sama dengan data. Contoh pengunaan synchronous serial terdapat pada transmisi data keyboard.
Asynchronous serial adalah komunikasi dimana kedua pihak (pengirim dan penerima) masing-masing menghasilkan clock namun hanya data yang ditransmisikan, tanpa clock. Agar data yang dikirim sama dengan data yang diterima, maka kedua frekuensi clock harus sama dan harus terdapat sinkronisasi. Setelah adanya sinkronisasi, pengirim akan mengirimkan datanya sesuai dengan frekuensi clock pengirim dan penerima akan membaca data sesuai dengan frekuensi clock penerima. Contoh penggunaan asynchronous serial adalah pada Universal Asynchronous Receiver Transmitter (UART) yang digunakan pada serial port (COM) komputer. MCS-51 mendukung komunikasi secara asinkron, bahkan tiga dari empat serial mode yang dimiliki MCS-51 kompatibel dengan UART. Register yang digunakan untuk mengatur komunikasi serial terdapat pada Serial Control (SCON) Gambar V.1, Alokasi Bit SCON Modul Embdded System ZAV created (Yudho) V-2 Tabel V.1, Serial port controll Berikut ini adalah penjelasan masing-masing bit SCON yang berkaitan dengan serial port: – SM0 & SM1 Pemilih mode komunikasi serial. Tabel V.2, Mode komunikasi serial Baud rate pada mode 1, 2, dan 3 dapat dilipatgandakan dengan memberi nilai ‘1’ pada SMOD (dalam SFR PCON).
Baud rate variabel adalah baud rate yang dihasilkan oleh Timer 1. – SM2 Jika SM2 bernilai ‘1’ maka komunikasi multiprosesor diaktifkan dengan kondisi terdapat pada tabel V.3 Tabel V.3, Mode komunikasi Pada mode 0, nilai SM2 harus 0 – REN REN harus diberi nilai ‘1’ untuk mengaktifkan penerimaan data. Free Midi Drum Patterns Download there. Marco Paolini Ausmerzen Pdf Creator there.
Jika REN diberi nilai ‘0’, maka tidak akan ada penerimaan data. – TB8 TB8 adalah bit ke-9 yang dikirimkan dalam mode 2 atau 3. Nilai bit ini diatur oleh program user. Modul Embdded System ZAV created (Yudho) V-3 – RB8 RB8 adalah bit ke-9 yang diterima dalam mode 2 atau 3. Pada mode 1, RB8 adalah stop bit.
Yang diterima. Pada mode 0, RB8 tidak digunakan. MCS-51 memiliki 4 mode komunikasi serial. Mode 0 berupa synchronous serial (shift register), sedangkan tiga mode yang lain berupa asynchronous serial (UART).
Pada semua mode, pengiriman dilakukan jika ada instruksi yang mengisi nilai register SBUF. Sedangkan pada saat penerimaan, data yang diterima akan disimpan pada register SBUF. MODE 0 Mode 0 adalah 8 bit shift register dimana data dikirimkan dan diterima melalui pin RXD sedangkan clock dikirimkan dan diterima melalui pin TXD. Pengiriman data 8 bit dilakukan dengan mengirimkan Least Significant Bit (LSB) terlebih dahulu. Pada mode 0, baud rate yang gunakan adalah sebesar 1/12 dari frekuensi osilator. MODE 1 Pada mode 1, jumlah data yang dikirimkan sebanyak 10 bit yang terdiri dari start bit, 8 bit data (LSB terlebih dahulu), dan stop bit. Ada proses penerimaan, nilai stop bit akan dimasukkan ke RB8 secara otomatis.